‘Triparti’ Kanon Perjanjian Lama

8 02 2011

Kitab-kitab PL dikelompokkan dalam tiga bagian besar: (1) Hukum ‘the Law’; (2) Nabi-nabi ‘the Prophets’; (3) Tulisan-tulisan Suci ‘the Hagiographa’.  Talmud sering menyebut arrangement ini. Akan tetapi asal-usulnya jauh lebih awal dari Talmud itu sendiri. Itu berarti ada bukti bahwa jauh sebelum era kekristenan kitab-kitab yang kanonik sudah dikelompokkan ke dalam tiga kategori (seperti halnya di sebutkan di atas). Misalnya (kira-kira) pada tahun 130 sM., cucu dari Yesus ben Sirakh, yang menerjemahkan kitab yang di tulis oleh kakeknya sendiri, Ecclesiasticus, dari bahasa Ibrani ke bahasa Yunani untuk orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani di Mesir, menambahkan di dalam terjemahannya sendiri sebuah pendahuluan yang menyinggung tentang pengelompokkan ke dalam tiga bagian di atas. Ia menyebut the Law, the Prophets dan ‘the others’. Untuk the others ia menyebutkan dua istilah yang berbeda antara lain: the other Books of the fathers dan the rest of the Books. Jadi the Law dan the Prophets tidak bersifat tetap.  Hanya the others (Yun. tōn allōn) yang disebut secara berbeda:  tōn allōn patriōn bibliōn dan ta loipa tōn bibliōn. Baginya ada tiga kelompok kitab-kitab yang memiliki otoritas yang unik. Ia bahkan melihat hagiographa sebagai kitab-kitab para bapak leluhur.

Dalam rentang periode dari abad ke-2 sM s.d. abad ke-1 M, dari Aleksandria sampai Palestina, dan dari tulisan-tulisan Yahudi sampai tulisan-tulisan Kristen, tiga kategori struktur kanon PL di atas tercermin dalam perkataan TUHAN YESUS post-kebangkitan-Nya, sebagaimana didokumentasikan oleh Lukas (Luk. 24:44). Dalam perkataan TUHAN YESUS (Hukum Musa, Kitab Nabi-nabi, dan Mazmur) sebagaimana disebutkan oleh Lukas terendus tiga kategori yang lazim dalam kanon PL. Meskipun demikian, sebagaimana dikatakan oleh Roger T. Beckwith, istilah ‘the other books (or things)’ sampai sekarang belum terjawab secara tuntas!

Namun yang dipersoalkan oleh para sarjana PL adalah rujukan terakhir ‘Mazmur’ (the Psalms). Apakah Mazmur merupakan representasi dari keseluruhan hagiographa atau hanya merujuk pada Kitab Mazmur? Jika kita katakan ‘Mazmur’ yang dikatakan oleh Tuhan Yesus di sini hanya sebatas kitab Mazmur, dan tidak termasuk dalam kategori hagographa, maka omission (penghilangan) seperti itu berdampak pada konsistensi Tuhan Yesus yang juga sering mengutip Kitab Daniel (salah satu kitab yang termasuk dalam hagiographa).

Di samping itu Tuhan Yesus juga menyinggung secara tiga kelompok struktur kanon di atas dengan kiasan. Misalnya Matius 23:35 dan Lukas 11:51. Di sana Ia menekankan ‘darah nabi-nabi telah tertumpah mulai dari (darah) Habel sampai dengan (darah) Zakaria. Artinya, Ia menyinggung bahwa ada kemungkinan kanon PL dimulai dengan Kitab Kejadian dan berakhir dengan Kitab Tawarikh (Kej. 4:3-15 dan 2 Taw. 24:19-22).

Apabila kita merujuk kepada tulisan-tulisan Aleksandria dan Yahudi, maka kita tidak boleh juga melupakan tulisan Philo, On the Contemplative Life. Misalnya dalam Contemplative 25, Philo menyebutkan tiga struktur kanon PL di atas, yakni the Law, the Prophets dan the Psalms. Ia bahkan menambahkan kitab-kitab yang lain.

Jadi, dari sejumlah fakta di atas, yang terdeteksi pada abad ke-1 M, dapat dipastikan bahwa pengelompokan kanon ke dalam tiga struktur kanon sudah tersebar secara luas di dunia Yahudi dan bahkan sudah familiar pada masa Tuhan Yesus.

Torah (Pentateuch) kira-kira tahun 400 sM diakui sebagai kitab-kitab yang kanonik. Kitab Nabi-nabi diperkirakan pada tahun 200 sM diterima sebagai kanon. Dan Tulisan-tulisan (ketuvim) pas pada akhir abad ke-1 M diterima sebagai kitab-kitab yang kanonik pada sidang di Yamnia. Sebagaimana kita tahu bahwa di Yamnia ada diskusi mengenai tiga kitab: Kidung Agung, Pengkhotbah dan Ester. Tetapi ketiganya kemudian diterima sebagai bagian dari kitab kanonik. Di Yamnia juga ditetapkan jumlah kitab Perjanjian Lama.

catatan: gambar diambil dari http://www.sammy-summer.co.cc, tgl. 17 feb 2011


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: