Status kitab-kitab tertentu (dalam kanon PL)

17 02 2011

Diskusi  mengenai status beberapa kitab dalam kanon PL terlihat dengan jelas dalam literatur rabinik.  Setidaknya ada dua istilah teknis yang lazim mereka gunakan: (1) make the hands unclean (menyebabkan tangan tidak bersih. Atau menyebabkan tangan menjadi najis) dan (2) store away (menyimpan).  Dua istilah teknis ini akan menentukan treatment mereka terhadap lima kitab yang diperdebatkan dengan alot.  Sebelum masuk dalam substansi diskusi mengenai status kitab, Anda perlu memahami dulu apa yang dimaksud dengan make the hands unclean dan store away.

make the hands unclean

Sudah dikatakan di atas bahwa ini adalah salah satu dari dua treatment terhadap sejumlah kitab PL. Dalam bayangan kita mungkin terbersit bahwa ketika para rabi diperhadapkan dengan 5 gulungan kitab yang dipersoalkan, maka mereka tidak akan bereaksi alias tidak akan mengulurkan tangan mereka untuk menyentuh gulungan-gulungan kitab dimaksud.  Karena mereka akan ‘menyebabkan tangan menjadi najis (tercemar)’. Justru sebaliknya. Mereka (para rabi) akan menyentuh kitab-kitab itu. Mengapa mesti begitu? Di sinilah terletak uniknya istilah ini. Dengan kata lain make the hands unclean tidak berarti negatif tetapi dalam arti positif, yakni menyentuh kitab-kitab bermasalah itu untuk sebuah konsensus bahwa kitab-kitab itu adalah diinspirasikan atau disebut kanonik.  Jadi istilah ini berkaitan erat dengan penetapan status kanonik atau tidaknya sebuah kitab.

store away

Pernah mendengar istilah geniza (dari bhs. Ibrani ganaz)? Geniza adalah sejenis ruang penyimpanan benda-benda tertentu yang dihindari penyalahgunaannya. Geniza banyak di temukan di Mesir. Dari geniza inilah kita bisa menarik pengertian istilah store away (bhs. Ibrani: ganaz) yakni ‘sesuatu’ dibawa ke ruang penyimpanan. Tentu saja untuk disimpan, dijauhkan dari penyalahgunaan dan dibiarkan hingga membusuk atau hancur.  Istilah lainnya adalah dikubur. Itu berarti geniza adalah sebuah tempat yang ‘bersih’ atau ‘suci’ dan representatif.

Secara sederhana kita bisa mengatakan bahwa keduanya berkaitan erat dengan fisik manuskrip-manuskrip dari ke-5 kitab tadi.

Sekarang kita perlu memahami seperti apa kondisi dan kriteria dari gulungan (kitab) yang akan menerima perlakukan make the hands unclean. Dari diskusi para rabi, paling tidak ada dua kriteria: (1) sebuah teks yang berisi spoken in the Holy Spirit.  Atau dengan kata lain: diinspirasikan secara ilahi.  Saya lebih sukan menyebutkannya dengan istilah ‘keterlibatan Roh Kudus’ dalam sebuah kitab. (2) teks-teks yang ditulis dalam gulungan haruslah ditulisan dalam originalitas bahasa Ibrani dan Aram, dalam huruf-huruf kwadrat/empat persegi, ditulis pada sebuah perkamen (kulit hewan) dan dengan tinta. Namun kriteria kedua ini bukanlah sebuah jaminan absolut. Karena walaupun aspek kedua ini terpenuhi, dan ternyata ditemukan bahwa teks yang dimaksud tidak menunjukkan bukti yang kuat akan adanya pengilhaman maka  gulungan itu dinyatakan ‘tidak menyebabkan tangan menjadi bersih/najis’ alias tidak kanonik.

Dalam praktik demikianlah para rabi secara panjang lebar mendiskusikan status beberapa kitab PL . Antara lain: Pengkhotbhah, Kidung Agung, Ester, Amsal dan Yehezkiel hingga akhirnya mereka menyimpulkan bahwa kitab-kitab itu make the hands unclean (Kitab Ester) dan store away (Kitab Yehezkiel dan Kitab Amsal).  Dua kitab lainnya (Kitab Pengkhotbah dan Kidung Agung) terkait dengan kedua istilah ini. Artinya, dengan menyatakan demikian, para rabi memproteksi mereka dari perbuatan-perbuatan yang tidak sopan.

ket.: gambar diambil dari http://www.google.nl/images?q=scroll+old+testament&hl, tgl. 17 feb 2011.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: