Menyoal genre puisi dalam Kitab-kitab PL

24 02 2011

Genre sangat populer dan memainkan peran penting dalam riset terhadap kitab-kitab puisi dalam Perjanjian Lama. Sarjana PL yang dikenal sebagai penggagas genre adalah Herman Gunkel (lih. bukunya Einleitung in die Psalmen. Die Gattingen der religiosen lyrik Israels, Gottingen, 1963). Genre juga berkaitan erat dengan apa yang disebut Sitz im leben.

Berlin berpendapat bahwa sarjana-sarjana modern cenderung memaksakan ide-ide mereka sendiri tentang genre, yang didasarkan pada kebanyakkan bagian pada analogi dengan nada dan isi dari genre itu sendiri dalam literatur lainnya, ketika mere membagi wilayah puisi dalam Alkitab. Pembagian ini berkorespondensi dengan tingkatan yang lebih besar dengan kitab-kitab PL yang didalamnya kita temukan nas-nas dalam bentuk puisi. Misalnya: Kitab Amsal dan Pengkhotbah dikategorikan ke dalam literatur hikmat (wisdom literatur); Kitab Mazmur berisi pujian (lirik) atau (mungkin juga dapat disebut) liturgi; Kitab Ratapan memiliki ratapan­-ratapan; Kitab Kidung Agung disebut sajak kasih/cinta (mungkin juga sebagai nyanyian pernikahan [wedding songs]). Yang menarik adalah bagaimana dengan bentuk-bentuk puisi dalam kitab-kitab lainnya? Misalnya Keluaran, Hakim-hakim dan Kitab Nabi-nabi?  Keluaran 15, Hakim-hakim 5, Bilangan 21:28 adanya nyanyian kemenangan (victory songs); dalam 2 Samuel 1:19-27; 3:33-34 ditemukan syair ratapan.

Bagaimana dengan Kitab Nabi-nabi? Berlin berpendapat bahwa ini adalah ujian menarik untuk memaknai sebuah puisi. Karena para nabi seringkali menggunakan ucapan-ucapan puitis dalam nubuatan mereka, di samping prosa. Robert Alter, dalam bukunya The Art of Biblical Poetry, berpendapat bahwa natur/sifat dari sajak profetis terdiri atas dua hal menyolok: vocative (seruan, biasanya dialamatkan kepada pembaca dalam bentuk orang ke-2 tunggal) dan monitory (peringatan, admonishing). Dua hal ini biasanya membedakan puisi dalam Kitab Nabi-nabi dengan genre puitis lainnya.

Genre memang penting dalam studi sastra hikmat/Kitab-kitab Puisi PL, tetapi studi mengenai kitab-kitab puisi tidak secara per se terkait dengan genre. Masih ada aspek-aspek atau tendensi-tendensi lain yang perlu diperhatikan.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: